Fitur Sinkronisasi Neo Feeder SIAKAD: Pelaporan PDDikti Semakin Cepat, Mudah, dan Akurat

Gambar
Bagi perguruan tinggi, proses pelaporan data akademik ke PDDikti (Neo Feeder) sering kali menjadi rutinitas yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan ( error ) data. SIAKAD kami hadir dengan Modul Integrasi Neo Feeder canggih yang dirancang khusus untuk menyederhanakan proses sinkronisasi data secara real-time hanya dalam beberapa klik saja. Keunggulan Fitur Integrasi Neo Feeder dalam SIAKAD Modul sinkronisasi ini dilengkapi dengan sistem filter canggih dan indikator status data yang transparan untuk memastikan seluruh pelaporan dikti berjalan lancar: Filter Pelaporan Fleksibel: Memudahkan admin kampus menyaring data berdasarkan periode pelaporan (Ganjil/Genap), program studi, angkatan, status sinkronisasi (Sudah Sync / Belum Sync), hingga pencarian berdasarkan NIM atau nama mahasiswa secara spesifik . Indikator Validasi & Deteksi Error Otomatis: Sistem secara cerdas mendeteksi kendala data (seperti biodata atau riwayat pendidikan yang belum lengkap) dengan peringatan...

Eloquent ORM Laravel


Eloquent ORM (Object Relation Maping) adalah fitur yang sangat saya suka , dengan Eloquent kita bisa dengan mudah Menjalankan Query – query Database. 

Berikut adalah contoh menggunakan Eloquent Laravel. Kita buat 3 table relasi dengan mengunakan fitur Eloquent dengan Relasi One To One

Langkah pertama buat dulu table-table nya.

  1. Table Barang
    1. id
    2. kode
    3. nama
    4. satuan_id
    5. jenis_id
    6. harga_beli
    7. harga_jual
  2. Table Jenis Barang
    1. id
    2. jenis_barang
  3. Table Satuan
    1. id
    2. satuan
kedua buat model dengan mengunakan artisan 


php artisan make:model Barang
php artisan make:model JenisBarang
php artisan make:model SatuanBarang

Isi Model Barang
namespace App;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
class Barang extends Model
{
    protected $table = 'barang';

    public function Jenis(){ //one to one table
      return $this->hasOne('App\JenisBarang','id');
    }
    public function Satuan(){ //one to one table
      return $this->hasOne('App\SatuanBarang','id');
    }
    public function Beli(){ //one to many table
      return $this->hasMany('App\BeliDetail','barang_id');
    }
}



Disini kenapa harus menggunakan perintah
protected $table
karena nama table yang kita miliki tidak singular, contoh : barangs.

Saya tambahkan kasus dengan menggunakan One to Many pada class Beli.
Isi Model JenisBarang
namespace App;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
class JenisBarang extends Model
{
    protected $table = 'jenis_barang';
}


Isi Model SatuanBarang
namespace App;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
class SatuanBarang extends Model
{
    protected $table = 'satuan';
}



Langkah Ketiga membuat controller Barang
php artisan make:controller BarangController
Berikut adalah isi BarangController.php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;
use App\Http\Requests;
use App\Barang;
class BarangController extends Controller
{
    public function index(){
      $title = 'Data Barang';
      $data = Barang::find(1);

      return view('barang.index')->with(compact('title','data'));
    }
}


Mencari data barang dengan id = 1

Langkah Keempat kita buat view nya, buat folder barang pada view dan file index.blade.php. Berikut isi dari file index.blade.php

@extends('layouts.main')
@section('content')
<table class="table table-hover">
  <tbody>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Kode Barang</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{$data->kode}}</td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Nama Barang</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{$data->nama}}</td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Satuan</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{$data->Satuan->satuan}}</td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Jenis</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{$data->Jenis->jenis_barang}}</td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Harga Beli</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{number_format($data->harga_beli)}}</td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="col-md-2">Harga Jual</td>
      <td width="10">:</td>
      <td>{{number_format($data->harga_jual)}}</td>
    </tr>
  </tbody>
</table>
Detail Pembelian
<table class="table table-hover table-bordered">
  <thead>
    <tr>
      <th>No</th>
      <th>Tanggal</th>
      <th>Qty</th>
      <th>Harga</th>
    </tr>
  </thead>
  <tbody>
    <?php $no=1;?>
    @foreach($data->Beli as $row)
    <tr>
      <td>{{$no++}}</td>
      <td>{{$row->insert_date}}</td>
      <td>{{$row->qty}}</td>
      <td>{{number_format($row->harga_beli)}}</td>
    </tr>
    @endforeach
  </tbody>
</table>
@endsection


Langkah kelima buat routes nya, agar controller barang dapat di panggil.
Route::resource('barang','BarangController');


Terakhir kita tampilkan hasilnya :
mudah bukan.
Semoga bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Website Gratis

Setting modem flash dengan kartu Three ,Telkomsel ,XL,Im3